“Jadi kau memberi Ken darahmu?” tanya Monsieur Percevel.Aku mengangguk.
“Lukamu akan segera sembuh Ken. Berterimakasihlah pada Rosie.” Monsieur Percevel memandang Ken penuh makna. “Boleh aku meminjam belatimu Rose?” ucapnya kemudian.
Aku mengambil belati yang kuselipkan di jaket dan mengangsurkannya pada Monsieur Percevel.
“Memang Belati milik Janet,” ucapnya. Ken melirik belati itu penuh minat.








